Showing posts with label kecelakaan. Show all posts
Showing posts with label kecelakaan. Show all posts

Ini Kisah Kehebatan Tim Evakuasi Sukhoi di Gunung Salak

Posted by redict Sunday, May 13, 2012 0 comments

 

Jakarta, Arman patut diacungi jempol. Remaja 17 tahun ini salah satu pahlawan dalam tim evakuasi di Gunung Salak. Dia bersama pasukan TNI dan Tim SAR serta Mapala UI adalah salah satu perintis yang membuka jalur menuju lokasi jatuhnya Sukhoi di tebing Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

"Pas tidur, saya mesti mengikat badan dengan tali ke pohon. Biar nggak jatuh ke jurang," kata Arman sambil menunjukkan ikat pinggangnya yang hampir rusak, saat ditemui di Posko SAR di Pos Embrio, Sabtu (12/4/2012).

Arman yang tinggal di Ciapus, Bogor, ini sudah putus sekolah dari SMA Taman Sari Bogor. Saat ditemui, kaos olahraga sekolah yang dikenakannya sudah kotor. Arman membawa tas punggung kecil yang berisi baju. Sepatu yang dia kenakan pun hanya sepatu biasa, bukan sepatu khusus untuk mendaki gunung.

"Perjalanan ke atas jauh, sekitar 6-7 jam," terang remaja berperawakan kecil ini.

Dia mengaku sudah mengenal kawasan Gunung Salak ini. Niat dia ikut tim evakuasi adalah membantu menemukan para korban dan sebagai pembuka jalan. Arman naik ke lokasi Sukhoi sejak hari pertama. Arman pun sempat melihat puing-puing pesawat yang hancur dan jenazah korban.

"Untuk ke lokasi mesti melewati jurang," imbuhnya.

Arman, pada Sabtu pagi turun lagi ke bawah ke Pos Tim SAR di Pos Embrio. Dia diminta menjadi penunjuk jalan ke lokasi bagi TNI. Begitu tiba di Pos SAR, Arman pun diminta langsung ke tempat logistik. Seorang anggota Tim SAR meminta Arman agar menyantap makanan yang banyak. Maklum, di lokasi di evakuasi, logistik sangat terbatas.

Seperti halnya Arman, Marzen pun bekerja tanpa pamrih guna membantu tim evakuasi. Relawan yang biasa bertugas di Gunung Halimun dan Gunung Gede ini bercerita, medan di lokasi sangat berat.

"Yang paling minim itu logistik. Saya sampai makan apa yang ada di lokasi, saya mesti makan gedebong pisang," ucap Marzen.

Namun dia mengaku hal itu adalah hal yang biasa. Bagi Marzen, mengevakuasi jenazah korban Sukhoi adalah yang utama.

"Melihat kondisi korban saya sampai menangis. Baru kali ini saya melihat seperti itu. Yang susah, jenazah yang menyangkut di tebing, mesti memanjat untuk mengambilnya," tutur pria berusia 40-an tahun ini.

Arman dan Marzen sudah 2 hari berada di lokasi Sukhoi jatuh. Sabtu (12/5) kemarin pagi mereka turun ke Pos SAR. Selain memulihkan diri, mereka juga membantu membuka jalan bagi tim evakuasi lainnya yang akan datang.

sumber

Baca Selengkapnya ....

Video Sukhoi Superjet 100 Menabrak Gunung Salak

Posted by redict 0 comments
Video Pesawat Sukhoi Superjet 100 Saat Jatuh/Menabrak Gunung Salak - Sementara itu sampai berita ini saya muat, Masalah yang berkaitan dengan Foto Korban Pesawat Sukhoi Superjet 100 blm bisa saya sampaikan, karna memang blm ada foto yang benar asli. dan beriktut ini adalah Video Pesawat Sukhoi Superjet 100 Saat Menabrak Gunung Salak 

 

Video Pesawat Sukhoi Superjet 100 Saat Menabrak Gunung Salak





Sekian dan Semoga Artikel tentang Video Pesawat Sukhoi Superjet 100 Saat Menabrak Gunung Salak bermanfaat buat anda.

sumber 

Baca Selengkapnya ....

KNKT: Blackbox Sukhoi Sudah Ditemukan, Tapi Belum Diangkat

Posted by redict 0 comments


Jakarta, Tim evakuasi telah menemukan lokasi blackbox pesawat Sukhoi SuperJet 100 di tebing lembang Gunung Salak. Namun kotak yang berisi rekaman pembicaraan antara pilot dengan ATC dan data teknis penerbangan belum diangkat gara-gara cuaca yang terlanjur memburuk. 

"Hari ini sudah dilokalisir dan belum bisa diangkat," kata Kepala KNKT, Marsda (Pur) Tatang Kurniadi, di Posko Cijeruk, Kabupaten Bogor, Minggu (13/5).

Menurutnya, blackbox ditemukan di tebing yang merupakan lokasi kecelakaan. Proses evakuasi yang akan dilanjutkan pada esok pagi, rencananya akan sekaligus mengangkat benda penting tersebut. 

Sementara itu, dalam rapat koordinasi antara KNKT Indonesia dengan Rusia, ada tiga hal kesepakatan penting untuk kerjasama tim di lapangan. Pertama, operasi helikopter Rusia di bawah kendali Lanud Atang Sanjaya, Bogor.

"Ini untuk kepentingan safety," tegas Tatang.

Poin selanjutnya adalah kendali evakuasi yang dilakukan Rusia berada di bawah Badan SAR Nasional. "Sehingga kegiatan mereka diketahui Basarnas," ujar Tatang.

Bagian ketiga adalah penyerahan blackbox di lokasi. Penyerahannya oleh tim Basarnas kepada KNKT akan disaksikan tim rescue Rusia.

"Kalau mereka terlebih dulu menemukan, sesuai aturan kita nanti diserahterimakan ke Basarnas dan KNKT," tegas Tatang.

sumber

Baca Selengkapnya ....

Dua Kantong Jenazah Gagal Dievakuasi

Posted by redict 0 comments
Evakuasi jenazah korban insiden pesawat Sukhoi, Sabtu (12/5/2010) 

JAKARTA - Dua kantong jenazah yang sudah siap angkut saat ini masih berada di lokasi puncak Salak Satu yang menjadi titik evakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 karena gagal dievakuasi akibat terkendala cuaca buruk, Minggu (13/5/2012). 

Demikian disampaikan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Daryatmo kepada wartawan di Lanud Halim Perdana Kusuma. Menurut pengakuan Daryatmo saat ini sudah ada 22 kantong jenazah di Rumah Sakit Polri. 

Saat ini, proses evakuasi terpaksa harus dihentikan karena cuaca yang tidak memungkinkan. 

Daryatmo menambahkan saat ini tim SAR sendiri telah sampai ke lokasi dekat dengan keberadaan puing-puing yang lebih besar dari sebelumnya.

sumber

Baca Selengkapnya ....

Ini Dia Alasan ATC Cengkareng Izinkan Sukhoi Turun ke 6 Ribu Kaki

Posted by redict 0 comments


Jakarta, ATC Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng mengamini memberikan izin kepada Sukhoi SuperJet 100 untuk turun dari ketinggian 10 ribu kaki ke 6 ribu kaki. Salah satu alasannya karena saat izin diberikan Sukhoi berada di area aman.

"ATC memberikan izin pesawat turun dari 10 ribu kaki ke 6 ribu karena ada permintaan dari pilot. Itu adalah flight plane yang diminta Sukhoi ke radial 200 dan 20 nautical mile dari Lanud Halim. Itu adalah wilayah Bogor area di atas Lanud Atang Sendjaja, itu sebuah wilayah safe training. Area sangat aman," kata Deputy Senior General Manager PT Angkasa Pura Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Mulya Abdi saat dihubungi detikcom, Minggu (13/5/2012).

Wilayah yang Bogor area atau wilayah di atas Lanud Atang Sendjaja, selama ini dikenal sebagai tempat latihan pesawat. Bahkan untuk pesawat sekelas Hercules pun bisa latihan di kawasan itu.

"Posisi di atas Atang Sendjaja sangat aman dari Gunung Salak, karena itu Sukhoi diizinkan turun di wilayah yang aman. Tidak ada prosedur yang salah," imbuhnya.

Mulya menjelaskan, wilayah Atang Sendjaja berjarak jauh dari kawasan Gunung Salak. Karenanya saat pesawat meminta turun atas permintaan pilot, izin diberikan. Apalagi hal itu sesuai rencana penerbangan yang mereka terima.

"Wilayah Atang Sendjaja berjarak 7 nautical mile dari Gunung Salak. Wilayah itu pun bebas dari obstacle, sehingga pesawat bisa bermanuver," jelasnya.

Pantauan dari ATC, Sukhoi juga sudah masuk zona aman. "Di radar mereka di wilayah Bogor area di zona aman," tuturnya.

sumber

Baca Selengkapnya ....

Duh, Hanya Bagian Ekor Sukhoi yang Masih Utuh

Posted by redict Friday, May 11, 2012 0 comments
Jakarta - Lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, diduga berada di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut atau di tebing yang mengarah ke Puncak Manik gunung tersebut.

Perkiraan lokasi pesawat Sukhoi itu disampaikan fotografer Wartakota Adhy Kelana yang sejak Kamis (10/5) sore bersama 10 fotografer lain didampingi anggota Basarnas menuju lokasi tempat musibah jatuhnya pesawat yang berpenumpang 46 orang itu.

Adhy terpaksa dirawat oleh tim PMI karena sesampainya di Posko 1 Cijeruk mengalami dehidrasi dan kaki kanannya patah setelah terjatuh saat turun. Bahkan dalam pendakian itu dirinya hanya berbekal sedikit makanan serta tidak membawa tenda.

Dikatakannya, kondisi pesawat dalam keadaan hancur di dalam jurang setelah menabrak dinding, yang terlihat utuh hanya di bagian ekor. Kondisi cuaca dan medan yang cukup ekstrem di Gunung Salak menghambat proses evakuasi korban jatuhnya pesawat terbang Sukhoi Superjet 100 tersebut.

Dari pantauan di Posko Embrio Peternakan Sapi Cipelang, kabut pada pukul 09.00 WIB sudah menyelimuti gunung yang masuk dalam kawasan taman nasional tersebut padahal sekitar 07.00 WIB langit di kawasan tersebut cukup cerah.

Kondisi cuaca memang cepat berubah, kendati demikian sejumlah tim evakuasi yang berasal dari berbagai elemen baik Basarnas, TNI, maupun Polri sudah bersiap-siap bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat yang berada di tebing gunung tersebut.

sumber 

Baca Selengkapnya ....

Korban Tewas Sukhoi Ditemukan di Lokasi Puing

Posted by redict 0 comments

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
JAKARTA-Tim SAR gabungan akhirnya mencapai lokasi puing pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Kamis (10/5/2012) siang sekitar pukul 13.15 WIB. Di lokasi temuan puing itu, tim menemukan korban tewas yang diduga merupakan penumpang pesawat naas itu. Hal ini diungkapkan staf Humas Basarnas, Gagah Prakoso, Kamis (10/5/2012) di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

"Tim sudah sampai ke sana, dan sudah masuk. Jenazah korban ada di situ," ucap Gagah.

Namun, Gagah masih belum bisa memastikan jumlah korban yang ditemukan tim dari jalur darat. "Kalau soal jumlah, kami harus hati-hati karena manifesto saja berubah-ubah. Apalagi ini, kami harus hitung dan kemudian cocokkan dulu dengan tim DVI dan pihak keluarga," ujarnya.

Gagah menjelaskan bahwa posisi penemuan jenazah korban tak jauh dari lokasi awal penemuan puing pesawat, yakni di kawasan Cidahu, Kebupaten Bogor, Jawa Barat. "Kondisinya saya tidak bisa bilang. Tapi pesawat jet dengan kecepatan tinggi menghantam tebing, meledak, dan hancur," kata Gagah.

Di lokasi itu, Gagah mengakui timnya juga masih belum menemukan korban yang selamat. "Belum ditemukan, tapi kami masih terus cari," katanya.

Saat ini, tim masih menunggu kesiapan helipad untuk melakukan proses evakuasi. Sebelumnya, pesawat Sukhoi Superjet 100 dengan nomor penerbangan RA 36801 hilang kontak pada koordinat 06° 43' 08" Lintang Selatan dan 106° 43' 15" Bujur Timur. Koordinat itu diperkirakan dekat Cidahu, Gunung Salak.

Penerbangan yang dilakukan pesawat milik Rusia tersebut merupakan bagian dari demonstrasi penerbangan yang diselenggarakan oleh PT Trimarga Rekatama. Perusahaan tersebut merupakan agen yang memperkenalkan pesawat Sukhoi kepada perusahaan penerbangan di Indonesia.

Pesawat tersebut melakukan penerbangan sebanyak dua kali. Penerbangan pertama dari Halim Perdanakusuma menuju Palabuhan Ratu pukul 12.00 WIB dengan penumpang pebisnis di bidang penerbangan. Setelah terbang 35 hingga 45 menit, pesawat pun kembali ke Halim Perdana Kusuma dalam kondisi selamat.

Penerbangan kedua dilakukan pukul 14.12 WIB dengan mengangkut hampir 45 orang. Delapan orang di antaranya merupakan awak pesawat warga Rusia. Penumpang lainnya dari media massa dan utusan perusahaan di bidang penerbangan
.

sumber

Baca Selengkapnya ....

Ismie Sunarto foto + Biodata Profile Ismie Sunarto reporter trans tv

Posted by redict 0 comments
Ismie Sunarto Wanita Paling Cantik Korban Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang juga reporter transtv akan menjadi sajian dari nuricahyono.web.id dalam kesempatan kali ini.

Ismie Sunarto foto + Biodata Profile Ismie Sunarto reporter trans tv, mudah-mudahan saja semua kru dan penumpang dari pesawat sukhoi di temukan dalam keadaan yang terbaik.

berikut biodata Ismie Sunarto,

Nama :Ismie Sunarto
SMA : SMA Negeri 1 Cilegon
Pendidikan :Jur Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Indonesia Jakarta Angkatan 2007
Pekerjaan : – Guru SMP Kartika Siliwangi 2 (2010-2011)
- Reporter TransTV ( 2011-2012)

kumpulan foto ismie sunarto











demikian ulasan saya tentang Ismie Sunarto foto + Biodata Profile Ismie Sunarto reporter trans tv semoga dapat menginspirasi.

sumber

Baca Selengkapnya ....

Pesan Terakhir Tya: Bismillahi Tawakaltu

Posted by redict 0 comments


JAKARTA- Aditya Recodianty, pramugari SKY Aviation, salah seorang korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 sempat mengupdate status BlackBerry miliknya. 

Ibunda Aditya, Sepang (55), dengan raut muka sedih, kemudian memperlihatkan status update BBM terbaru anaknya yang menjadi korban tragedi Sukhoi Superjet 100, Rabu (8/5/2012). 

"Ini status terakhir Tya ''Bismillahi Tawakaltu'," singkat Susan saat ditemui Tribunnews.com di kediamannya, Jalan. M No.25 RT.02 RW.11 Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/5/2012) malam. 

Dikatakan Susan, foto yang dipasang Tya merupakan foto yang memang diabadikan sebelum sebelum keberangkatan. Foto itu sempat dikirim ke adik perempuan Tya, bernama Icha. "Seluruh keluarga besar memasang foto Tya di BBM," kata Susan. 

Tetangga Aditya Recodianty, Mutia punya kenangan tersendiri. Tya yang ia kenal sebagai ibu muda yang begitu cinta dengan anaknya. "Setiap pagi aku selalu liat Kak Tia (sapaan akrab Aditya) nyuapi Nico (2) anaknya," ucap Mutia (20). 

Mutia mengatakan Aditya merupakan sosok yang cantik dan baik. Namun Aditya tak sering bersosialisasi dengan tetangga sekitar lantaran kesibukannya. 

"Kak Tia cantik, Kalau ketemu aku, senyum. Aku enggak nyangka kak Tya jadi korban. Karena aku juga baru tahu kak Tya pramugari. Setahu aku malah hanya kak Icha, adiknya kak Tya yang pramugari di Lion Air. Sempet kaget juga dengernya tadi," tutur Mutia.

sumber 

Baca Selengkapnya ....

Lokomotif yg Paling Sering Tabrakan

Posted by redict Saturday, March 24, 2012 0 comments

Banyak cerita yang beredar di sekitar CC201, maklum saja karena selain jumlahnya yang banyak, juga hampir setiap masinis di Indonesia pernah bertugas di dalamnya. Tapi tidak ada cerita yang sepopuler kisah tentang CC20145. Konon, menurut para masinis dan teknisi, inilah lokomotif paling misterius di antara keluarga CC201. Banyak kejadian aneh dan membingungkan yang berkembang di sekitar lokomotif ini.

Sejak pertama kali dibeli CC20145 sudah sering dicap sebagai lok yang sangat bermasalah. Maksudnya adalah: walaupun hasil tes menunjukkan tidak ada problem, namun sering mengalami kecelakaan atau kerusakan saat dioperasikan tanpa bisa dijelaskan.CC20145 semula ditugaskan untuk menarik rangkaian ke arah timur. Saat menarik Bima tiba-tiba mengalami tabrakan. Setelah diperbaiki, kembali bertugas menarik rangkaian Bima, tapi kembali lagi mengalami tabrakan. Diperbaiki kembali di Balai Yasa Pengok, Yogyakarta, dan setelah selesai jabatannya diturunkan untuk menarik rangkaian kelas bisnis saja yaitu Jayabaya. Tetapi seperti bisa diduga CC20145 kembali lagi tabrakan. Frekuensi tabrakan sesama kereta atau kendaraan bermotor yang dialami CC20145 rupanya cukup sering, belum lagi kejadian aneh yang dialami para teknisi yang memperbaiki lok ini pasca tabrakan.
Sesuai prosedur, setelah diperbaiki di Balai Yasa Pengok, CC20145 diuji statis untuk memeriksa kelengkapannya. Setelah semuanya beres, lok diuji dinamis di jalur tes di depan komplek Balai Yasa. Saat dipacu dengan kecepatan tinggi, mendadak rem gagal berfungsi, sehingga lok melaju terus dan menghantam dinding beton pembatas jalur tes. Sekali lagi CC20145 mengalami kerusakan dan harus diperbaiki.
Merasa kebingungan dengan CC20145, teknisi Balai Yasa yaitu pak Panut dan pak Suroso merasa perlu untuk memanggil tenaga ahli GE langsung dari Amerika. Saat sedang memeriksa CC20145, tenaga ahli GE itu bercerita bahwa saat proses pembuatan lok yang satu ini memang sudah bermasalah karena banyak sekali terjadi kecelakaan kerja. Akhirnya diputuskan selain diperbaiki secara material, CC20145 juga harus diperbaiki secara spiritual. Sesuai adat orang Jawa, para teknisi Balai Yasa Pengok sepakat meruwat lok ini untuk membuang sial. Caranya dengan mengadakan selamatan dan memasang sepasang tapal kuda bekas di kedua ujung bemper CC20145. Kemudian memberikan beberapa gram emas dan menyepuh bagian samping bawah lok dengan lapisan krom sehingga terlihat mengkilat. (ada emas nya gan lokomotifnya + di chroome lagi. keren amat nih loko)
Anehnya setelah ritual ini CC20145 tidak pernah mengalami kecelakaan lagi. Sepertinya ruwatan yang dilakukan oleh teknisi Balai Yasa berhasil menghilangkan nasib sial lok ini. Sekarang CC20145 ditempatkan di dipo lokomotif Yogyakarta, dan dengan mudah dikenali lewat ciri khasnya sebagai lok dengan sisi yang dilapisi besi mengkilat.

Baca Selengkapnya ....

JIKA TRUK pembawa TELUR TERBALIK ?? ini akibat nya ...

Posted by redict Wednesday, February 1, 2012 0 comments

If you are transporting such cargo, you’d better be very careful on the roads, unlike this driver.
This egg truck crash occurred in China.

Baca Selengkapnya ....

Kerokan, Penyembuhan Tradisional yang mendunia

Posted by redict 0 comments
BANYAK orang selalu minta kerok ketika badan merasa nyeri atau pegal karena masuk angin. Bermodalkan sekeping uang logam plus balsem, gejala masuk angin umumnya langsung ngacir. Semakin banyak gurat-gurat merah gelap memenuhi punggung, kian marem sang pasien.




Kerokan memang, cara paling tua mengatasi gejala masuk angin. Uniknya, cara sederhana ini tak hanya populer di Indonesia, melainkan juga di negara-negara Asia lainnya. Orang Vietnam menyebut kerokan sebagai cao giodi. Adapun warga Kamboja menjulukinya goh kyol. Di China yang terkenal dengan akupunturnya, metode kerokan juga cukup populer dengan sebutan gua sua. Bedanya, orang China memakai batu giok sebagai alat pengerok, bukan kepingan uang logam.

Konon, warna merah yang timbul pada kulit setelah kerokan adalah pertanda badan telah kemasukan angin secara berlebihan. Makin pekat warnanya, pertanda banyak pula angin yang berdiam di tubub. Benarkah?

Tentu tidak. Warna merah pertanda pembuluh darah halus (kapiler) di bawah permukaan kulit pecah sehingga terlihat sebagai jejak merah di tempat yang dikerok. Badan orang sehat pun akan memerah jika dikerok.

Karena itu, banyak kalangan tak meyakini kemujaraban pengobatan kerok. “Di negaranegara barat, kerokan sama sekali tak dikenal,” ajar Saptawati Bardosono, dokter dari Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia.
Namun, secara medis, kerokan adalah salah satu metode memperlebar pembuluh darah tepi yang menutup (vasokontiksi) menjadi menjadi semakin melebar (vasaditilasi) . “Ini tak berbahaya asal tak jadi kebutuhan primer,” ujar Mulyadi, dokter dari Klinik Medizone. Jika terus-terusan kerokan, akibatnya banyak pembuluh darah kecil dan halus yang akan pecah.

Namun, dalam taraf normal, kerokan akan membuat penderita masuk angin merasa nyaman karena telah melepas hormon beta endofin. “Secara ilmiah, praktek sederhana ini terbukti mampu mengobati gejala masuk angin atau sindroma dingin yang memiliki gejala nyeri otot (mialga),” tandas Mulyadi.

Bukan hanya itu, prinsip kerokan tak beda jauh dengan akupuntur yang menancapkan jarum dalam tubuh. Maksud Mulyadi, prinsip kerokan adalah meningkatkan temperatur dan energi pada tubuh yang dikerok. Peningkatan energi ini dilakukan melalui perangsang kulit tubuh bagian luar.

Dengan cara ini, saraf penerima rangsang di otak akan menyampaikan rangsangan yang menimbulkan efek memperbaiki organ pada titik-titik meridian tubuh. Nah, pada gilirannya, arus darah di tubuh yang lancar akan menyebabkan pertahanan tubuh juga meningkat.

Masuk angin memang bukan penyakit berbahaya. Namun, bila sudah parah, virus mudah masuk tubuh. Untuk pencegahan bisa diatasi salah satunya dengan kerokan.

Kebanyakan orang Eropa mengatasi gejala flu (common cold) seperti pegal linu, perut kembung, batuk-pilek, pusing, sakit kepala, demam, meriang, dll, dengan makan sup panas, minum obat flu yang bisa didapat di toko-toko obat, lalu tidur berbungkuskan selimut.

Mirip dengan itu, orang timur khususnya orang Jawa mengatasi kondisi seperti itu dengan menghirup teh hangat atau minum ‘wedang jahe’ hangat. Sementara badan dibalur dengan minyak telon, kayu putih atau minyak apa saja yang bisa menghangatkan tubuh. Yang paling sering dilakukan adalah dengan kerokan.

Begitu menyatunya kerokan dengan budaya Jawa, banyak orang Barat (bule) dari berbagai negara mempelajari teknik kerokan di sebuah padepokan yang disebut Lemah Putih, di daerah Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah. Memang tidak hanya di tempat ini mereka belajar. Di tempat lain seperti Yogyakarta, mereka juga menanyakan perihal terapi ini.

Buat para bule, mengherankan sekali kerokan bisa memperbaiki kondisi tubuh yang tidak sehat. Meski pernah dianggap tidak masuk akal, mereka melihat, terapi ini teryata efektif karena murah dan mudah dilakukan.

Prinsip kerokan menurut Dr. Koosnadi Saputra, Sp.R, akupunkturis klinik, mirip prinsip pemanasan dengan menggunakan moxa yang sering dipakai saat jarum akupunktur ditusukkan pada tubuh untuk mengatasi masuk angin. Prinsip ini juga tidak jauh berbeda dengan model terapi kop yang biasanya menggunakan alat seperti tanduk, gelas, karet, tabung bambu dan lain-lain. Di negeri asal teknik akupunktur, model terapi ini sudah resmi dipakai sebagai sarana penyembuhan. Menurut Mochtar Wijayakusuma, putra Hembing Wijayakusuma yang juga seorang akupunkturis, penelitian mengapa kerokan memiliki efek menyembuhkan juga pernah dilakukan di Universitas Ghuan Thou, sebuah universitas terkenal di Cina.

Memberi Rangsang Tubuh


Dr. Koosnadi menyebutkan, prinsip kerokan adalah upaya meningkatkan temperatur dan energi pada daerah yang dikerok.


Peningkatan energi ini dilakukan dengan pemberian rangsang kulit tubuh bagian luar. Dengan merangsang permukaan kulit lewat dikerok, saraf penerima rangsang di otak menyampaikan rangsangan untuk menimbulkan efek memperbaiki organ yang terkait dengan titik-titik meridian tubuh seperti misalnya organ paru-paru.

Dr. Handrawan Nadesul menambahkan, efek kerokan yang hendak dicapai adalah mengembangnya pembuluh darah kulit yang semula menguncup akibat terpapar dingin atau kurang gerak, sehingga darah kembali mengalir deras.

Penambahan arus darah ke permukaan kulit ini meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus.

Sementara itu alat kerokan biasanya menggunakan uang logam, koin, atau alat bantu khusus kerok yang terbuat dari plastik, tulang, keramik, batu giok, potongan jahe, potongan bawang, dan lain-lain. Alat-alat tersebut harus tumpul supaya tidak melukai kulit.

Sinse Johanes, seorang pengobat yang berpraktek di daerah Mangga Dua, Jakarta Barat menggunakan alat kerokan yang bentuknya mirip stetoskop. Alat ini bisa dipakai untuk mengerok sekujur tubuh dengan cepat, tak lebih dan lima menit. Menurut Johanes, alat ini sudah dijual bebas di Indonesia.
Berfungsi Menghangatkan

Selain koin atau uang logam, perlengkapan lain yang menyertai biasanya berupa minyak urut, balsem, krim atau jenis minyak lain yang berfungsi menghangatkan.

Fungsi minyak ini selain menghangatkan memang untuk melicinkan proses kerokan sehingga menghindari terjadinya kulit lecet.

Berbagai jenis minyak seperti minyak bayi, minyak jahe, dan minyak lain-lain bisa kita peroleh dengan mudah di toko-toko obat atau warung biasa. Namun jika kita malas pergi jauh-jauh atau keadaan sedikit darurat, artinya segera butuh bahan minyak, kita bisa gunakan minyak kelapa yang dicampur dengan jahe, kencur, sereh, laos, minyak kayu putih, bawang, cabai, dan lain-lain.

Bahan-bahan tersebut setelah dilumat dimasukkan ke dalam minyak yang hendak dicampur. Campuran dari bahan-bahan seperti ini sangat berguna karena minyak asiri yang terkandung di dalamnya juga berfungsi menghangatkan tubuh.

Karena minyaknya saja sudah terasa hangat apalagi ditambah dengan kerokan, kulit pasti akan terasa sedikit sakit terutama untuk mereka yang memiliki kulit sensitif.

Saat dikerok, biasanya akan terjadi perubahan warna kulit. Kalau tidak merah, kulit bisa merah kebiruan, bahkan menghitam. Perubahan warna kulit ini menunjukkan tingkatan rasa sakit. Menurut Mochtar Wijayakusuma, warna kulit yang semakin menua menunjukkan semakin berat gangguan penyakitnya.

Buat Kerokan
Sesuai Titik Meridian

Kerokan biasanya dilakukan pada bagian tubuh seperti leher, bahu, punggung maupun pinggang. Atau bisa saja di seluruh bagian tubuh, kecuali alat kelamin, dubur, dan bola mata.

Koosnadi menyebutkan sebaiknya kerokan dilakukan dari arah atas ke bawah. Bisa juga mendatar. Sebaiknya arah kerokan disesuaikan dengan meridian. Supaya efektif kerokannya, sebaiknya berdasarkan pada titik akupuntur dan meridiannya sesuai dengan keluhan penyakit yang terjadi.

Satu hal yang patut diingat dan dilakukan bila Anda sudah kerokan adalah tidak mandi karena setelah kerokan, pori-pori kulit dalam kondisi terbuka. Lebih baik sekalah kulit dengan lap basah (yang dicelupkan pada air hangat lalu diperas).

Selain itu, Anda juga harus ingat bahwa kerokan hanyalah sebuah langkah pencegahan. Anda tetap harus ke dokter untuk mengkonsultasikan kondisi ini bila dalam tiga hari, sakit Anda tidak sembuh. Yang jelas, selama sakit lakukanlah hal-hal pendukung lainnya seperti misalnya banyak minum jus jeruk dan tomat, mengkonsumsi makanan dan minuman hangat (seperti wedang jahe, sup kaldu ayam segar yang ditambah wortel, brokoli, bawang merah dan putih) serta istirahat secukupnya.

sumber

Baca Selengkapnya ....
Tema design by Bamz | Copyright of TIL TOL - Info Unik Aneh Lucu Nyetil Pasti NyantoL .