Showing posts with label Humor Politik. Show all posts
Showing posts with label Humor Politik. Show all posts

Menunggu Telpon dari Cikeas….

Posted by redict Saturday, May 21, 2011 0 comments



Oleh : Kusumawati






Menjelang pembentukan kabinet baru, banyak di antara para fesbuker yang posting status seolah-olah menunggu dan berharap dihubungi oleh RI 1 dari kediamannya di Cikeas. Berikut salah satunya.


“Harap-harap cemas nih… menunggu telpon dari Cikeas….”
Beberapa menit kemudian, karena tidak ada seorang pun yang kunjung memberikan comment, maka sang fesbuker akhirnya memberi comment sendiri atas posting-nya, sebagai berikut.
“Kawan, akhirnya… aku ditelpon juga!! Tapi sayang… bukan dari Cikeas, melainkan dari petugas bank yang ngingetin aku supaya segera bayar tagihan kartu kredit!”
Nah, setelah itu barulah muncul comment-comment atas posting tersebut.
“Pfuh, dasar tukang nunggak aja mau ngaku-ngaku jadi menteri. Bisa-bisa utang nih negara jadi tambah banyak.”
“Woi, kalau punya utang jangan pake pengumuman segala. Malu, tauu. Emangnya loe gak punya kema… (off the record nih), maksudnya gak punya rasa malu gitu….”
“Oh, jadi hadiah ultah yang loe beliin buat gue kemarin hasil ngutang ya??”
“Kalau gitu, gue gak mau jadi pacar loe akh, lebih baik kita putuus.”
“Iya, mending cari cowok yang lain ajah!” (Ini comment dari fesbuker provokator ceritanya), “Daripada yang sok pengen jadi menteri tapi gak punya uang!”
“Wkwkwkwk….”

Baca Selengkapnya ....

Fesbuker Gayus Mania

Posted by redict 0 comments



Oleh : Kusumawati






Kasus Gayus yang merebak di media belakangan ini rupanya telah menstimulus (eh maksudnya menyulut, eh bukan juga, tapi mendorong. Waduh ntar jatuh lagi…. Ya udah, menstimulus aja deh!) seorang fesbuker untuk menulis status-status yang ada hubungannya dengan sang tersangka yang belakangan banyak diperbincangkan orang.
Entah mengapa tiba-tiba sang fesbuker misterius ini seolah terobsesi pada tokoh yang satu ini, yang tiba-tiba namanya mencuat ke permukaan mengalahkan selebritis. Dan tentu saja kemunculannya senantiasa menjadi incaran para wartawan, serta menarik perhatian publik tak terkecuali sang fesbuker.
Berikut beberapa cuplikan status-status sang fesbuker Gayus Mania.
(Catatan : dilarang tertawa apalagi termehek-mehek membaca status-status berikut! Begitulah pesan singkat yang disampaikan oleh sang fesbuker misterius via sms yang ditujukan tak tahu kepada siapa).


Pepatah mode on
“Cintaku bagai Gayus bersambut….”
“Sudah Gayus cendana pula….”
“Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian.
Ber-Gayus-Gayus dahulu… baru diringkus kemudian….”


Puisi mode on
Gayus oh Gayus…. punya uang miliaran….
Tapi sayang… tuh uang gak bikin dia hidup tenang….
Malah dia dikejar banyak orang….
Gayus oh Gayus… akhirnya kamu diringkus.
Polisi akhirnya berhasil mengendus… si Gayus yang lagi berada di kakus….”
(Lho… lho… kok jadi nyasar begini….)


Kala ingat kebiasaan sehari-hari
“Aku suka makan ikan Gayus… sama dodol Gayus….”
“Kalau mandi, aku gak suka pake shower. Aku sukanya pake Gayus.”
“Kenapa sih, kok kamu Gayus-Gayus punggung melulu, emangnya gatel ya?”
“Kamu makannya kok Gayus banget! Sampe-sampe dua piring aja gak cukup!”


Obsesi mode on
“Pengen banget punya suami… yang jarang lembur, gak workoholic, sering nemenin jalan-jalan, tapi bisa kasih rumah mewah, mobil mewah, perhiasan emas berlian, dan… simpanan milyaran!!!”
“Wow, kalau gitu… carilah Gayus!”

Baca Selengkapnya ....

Kreatif Tapi Sial

Posted by redict 0 comments


Pada jaman dahulu kala…. Saat negeri kita dipimpin oleh seorang penguasa selama berpuluh-puluh tahun….
Sebuah stasiun televisi di Indonesia, punya ahli tata suara yang andal. Dia ingin meniru upacara MTV Award dan Piala Oscar; yakni saat si bintang di panggung bilang “fuck”, maka otomatis suara akan hilang. Ketika dia berhasil meng-install program agar bisa membuang kata “semangkin” dan “daripada”, maka ia pun hilang berikut perangkatnya….

Baca Selengkapnya ....

Humor Politik - Anggota DPR dan Politisi Indonesia

Posted by redict 0 comments


Studi Banding ke Jepang

Pengamat politik Indonesia sedang bingung. Biasanya rakyat sangat keras mengecam studi banding anggota DPR, yang dianggap cuma plesir dengan anggaran dinas. Tetapi, khusus untuk studi banding ke Jepang, kok rakyat justru ramai-ramai mendukung, agar studi banding itu segera dilaksanakan dan hasilnya cepat diaplikasikan pada seluruh anggota parlemen.

Merasa penasaran, pengamat politik itu pun bertanya kepada seorang pedagang asongan, yang mangkal di depan gerbang DPR: "Mengapa Bapak mendukung studi banding anggota DPR ke Jepang?"

"Ohh, itu....," sahut si bapak. "Saya mendukung penuh, sebab anggota DPR itu akan belajar teknik harakiri massal di Jepang. Semoga segera diterapkan untuk seluruh anggota DPR..."

=======================
Studi Banding ke Yunani

Alkisah anggota DPR-RI yang sedang studi banding soal etika ke Yunani, bertemu dengan pakar etika di negeri para filsuf tersebut. "Bisakah Anda memberitahu kami, salah satu contoh bentuk pelanggaran etika?" tanya anggota DPR-RI.

Jawab pakar Yunani dengan prihatin: "Bapak YTH, kunjungan studi banding Anda ke Yunani ini adalah contoh paling jelas pelanggaran etika anggota parlemen!"

=============================
Pria yang Dipukul Satpam DPR

Alkisah, suatu hari ada seorang pria yang ingin menerobos masuk ke gedung DPR.
Oleh Satpam, yang tidak merasa mengenal pria itu, tentu saja dilarang. Tetapi pria itu ngotot. Dia malah marah-marah, mencak-mencak dan menuding-nuding Satpam DPR. Karena kesal dan emosinya tersulut, Satpam memukul pria itu dan lalu meringkusnya, karena takut terjadi keonaran.

Selidik punya selidik, ternyata pria yang sempat dipukul itu adalah salah satu anggota DPR yang amat terhormat.

Kok insiden ini bisa terjadi? Yah, soalnya anggota DPR ini memang tidak pernah ngantor di gedung DPR dan sering membolos, sehingga bahkan Satpam DPR pun tidak mengenalnya...he ..he..he..

======================
Antara JK dan Boediono

Seorang anak dan ayahnya sedang menonton berita di TV. Di layar TV, terlihat Jusuf Kalla sedang memberi komentar tentang banyaknya kasus ledakan elpiji, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan Pemerintah SBY untuk mengatasinya.

Untuk mengetes pengetahuan umum anaknya, si ayah bertanya: "Itu siapa, nak?"

"Itu Wakil Presiden," sahut anaknya.

"Lho, kalau itu Wakil Presiden, lantas Boediono itu siapa?" tanya si ayah lagi.

"Itu Wakilnya SBY, ayah," jawab anaknya.

=======================
Nama untuk Anak Susilo

(Dikutip bebas dr posting Sunardian di Facebook):

Susilo dan isterinya bahagia banget. Soalnya, anak mereka lahir hari ini dan baru akan diberi nama. Tetapi belum ketemu nama yang cocok.
"Mas, orang Indian suka memberi nama anaknya dengan kejadian istimewa saat kelahirannya,.." kata istrinya, mengusulkan.

"Ogah, ah," Susilo menyahut. "Kamu pengin anak kita diberi nama Situasi Indonesia Makin Sulit Dengan Pemerintahan Yang Makin Kehilangan Pamor Dan Kesalahan Administratif Hukum Tata Negara, Dan Seterusnya...Dan Seterusnya...? Kalau namanya seperti itu, terus nama panggilannya apaaa?"

Baca Selengkapnya ....

21 Alasan Mengapa Mahasiswa Suka Demo

Posted by redict 0 comments



Ini adalah alasan mengapa mahasiswa demo lagi di tahun 1999:

1. Kuliah nggak menarik.
2. Mau eksperimen gimana kalo Habibie turun, trus diganti Harmoko.
3. Secara sukarela mau jadi pahlawan reformasi berikutnya (mumpung TAP MPR tentang Pahlawan Reformasi Belum ditetapkan).
4. Susah milih masuk partai mana.
5. Berharap masuk CNN (Lagi?)
6. Lagi megang Dollar dalam jumlah besar (berharap supaya nilai Dollar naik lagi).
7. Cari jodoh.
8. Berharap makan gratisan lagi (dari Ariifin Panigoro).
9. Takut cepet lulus, karena nggak ada kerjaan.
10. Kuliah Kerja Nyata untuk Jurusan Politik (kalo sampai menginap, dapat 6 SKS)
11. Udah kangen sama ABRI dan Polisi.
12. Salah masuk jurusan.
13. IBM (Intel Belagak Mahasiswa).
14. Benci sama Bob Hasan tapi nggak tau harus bagaimana.
15. Mau tahu reaksi Jendral Wiranto akan bagaimana.
16. Benci sama Beddu Amang tapi nggak tau harus bagaimana.
17. Menuntut digantinya pasal 2 UUD'45 menjadi "Kedaulatan berada ditangan Demonstran,dan dilakukan sepenuhnya di Gedung MPR ".
18. Berharap difoto wartawan.
19. Kangen sama Harmoko Cs.
20. Study Perbandingan Antara Bayonet dan Peluru Karet.
21. bisa pacaran gratis di DPR, nginep lagii... :-)

Baca Selengkapnya ....

Jargon Kampanye yang Membingungkan

Posted by redict 0 comments



Tim sukses SBY sedang pusing melakukan pembenahan di Palembang, alasannya : Ketika mereka memunculkan jargon "SBY berbudi", mereka tidak memikirkan kalau di palembang arti kata Budi = Menipu/berbohong.

Jadi artinya SBY berbudi = SBY berbohong, sehingga slogan-slogan di Palembang yang naik cetak harus dibatalkan semua.

Oleh karena itulah orang Palembang lebih suka SBY berpasangan dengan Hatta Rajasa agar jargonnya jadi "SBY berjasa"

Tetapi masih untung SBY tidak berpasangan dengan Salahudin karena jargonnya jadi "SBY bersalah"

Dan juga PAN tidak jadi mengajukan ketumnya Sutrisno Bachir karena jadi "SBY berachir"

Namun siapapun "ber sama nya, tetap SBY depannya"....termasuk Rani kalo jadi cawapres menjadi "SBY berani".

Baca Selengkapnya ....

Kampanye Pembangunan Jembatan

Posted by redict 0 comments
Pada masa kampanye, ujang seorang calon legislatif berkampanye guna mempromosikan dirinya agar di pilih di sebuah desa yang agak terpencil dan inilah isi kampanyenya:

Ujang : "Bapak-bapak,Ibu-ibu jika saya terpilih nanti,saya akan membangun jalan dan jembatan agar akses ke kampung ini lebih mudah untuk menjual hasil pertanian ke kota."

Salah seorang dari masyarakat yang hadir, nyeletuk "Tapi pak di kampung kita tidak ada sungai, jadi untuk apa dibangun jembatan?"

Ujang: "Jangan khawatir! Jika tidak ada sungai di kampung ini, kita akan bangun jembatan sekaligus dengan sungainya!"

Masyarakat : "!!??##%%!!!"

Baca Selengkapnya ....

Jargon Kampanye yang Membingungkan

Posted by redict 0 comments



Tim sukses SBY sedang pusing melakukan pembenahan di Palembang, alasannya : Ketika mereka memunculkan jargon "SBY berbudi", mereka tidak memikirkan kalau di palembang arti kata Budi = Menipu/berbohong.

Jadi artinya SBY berbudi = SBY berbohong, sehingga slogan-slogan di Palembang yang naik cetak harus dibatalkan semua.

Oleh karena itulah orang Palembang lebih suka SBY berpasangan dengan Hatta Rajasa agar jargonnya jadi "SBY berjasa"

Tetapi masih untung SBY tidak berpasangan dengan Salahudin karena jargonnya jadi "SBY bersalah"

Dan juga PAN tidak jadi mengajukan ketumnya Sutrisno Bachir karena jadi "SBY berachir"

Namun siapapun "ber sama nya, tetap SBY depannya"....termasuk Rani kalo jadi cawapres menjadi "SBY berani".

Baca Selengkapnya ....

Jargon Kampanye yang Membingungkan

Posted by redict 0 comments



Tim sukses SBY sedang pusing melakukan pembenahan di Palembang, alasannya : Ketika mereka memunculkan jargon "SBY berbudi", mereka tidak memikirkan kalau di palembang arti kata Budi = Menipu/berbohong.

Jadi artinya SBY berbudi = SBY berbohong, sehingga slogan-slogan di Palembang yang naik cetak harus dibatalkan semua.

Oleh karena itulah orang Palembang lebih suka SBY berpasangan dengan Hatta Rajasa agar jargonnya jadi "SBY berjasa"

Tetapi masih untung SBY tidak berpasangan dengan Salahudin karena jargonnya jadi "SBY bersalah"

Dan juga PAN tidak jadi mengajukan ketumnya Sutrisno Bachir karena jadi "SBY berachir"

Namun siapapun "ber sama nya, tetap SBY depannya"....termasuk Rani kalo jadi cawapres menjadi "SBY berani".

Baca Selengkapnya ....

Solusi Untuk Kelaparan

Posted by redict 0 comments
Salah satu negara miskin mengirim surat kepada FAO-PBB, isi suratnya sebagai berikut:

"Tuan-tuan, tolonglah kami. Negara kami sedang ditimpa bencana kelaparan... Banyak penduduk kami mati kelaparan. Tolonglah, bantulah kami untuk memecahkan masalah ini."

Seminggu kemudian, datanglah balasan:

"Pemecahannya... Kalau ada rakyat Anda yang kelaparan, beri saja makan secukupnya. Jangan lupa beri vitamin-vitamin yang menyehatkan!"

Baca Selengkapnya ....

Kunjungan Studi Banding Pejabat Swiss

Posted by redict 0 comments
Beberapa waktu yang lalu beberapa anggota delegasi dari Swiss mengunjungi Indonesia untuk studi banding dan belajar untuk membuat sebuah Kementerian Kelautan di Swiss.

Ketika mereka mengutarakan hal itu, beberapa pejabat menertawakan hal itu, karena Swiss tidak memiliki laut.

Delegasi Swiss pun menjawab, "Kami kan belajar dari Indonesia. Buktinya kalian memiliki Departemen Hukum dan Departemen Keuangan..."

Baca Selengkapnya ....

Bingung Memilih Partai Politik

Posted by redict 0 comments
Di masa sibuk² nya kampanye banyak sekali para parpol mengilankan partainya.

Melihat banyaknya partai yang mengiklan kan tersebut membuat si Begok bingung 7 keliling.

"Mengapa kamu bingung, Gok?" tanya seorang kawan kepadanya. Begok menjawab,

"Aku pening mau pilih yang mana, kalo aku coblos moncong putih aku takut kena tanduk, kalau aku coblos ka'bah aku takut dosa, kalau aku coblos beringin aku takut hantunya yang nunggu marah bagai mana solusi nya?"

Kawan: "???!#!#!@?"

Baca Selengkapnya ....
Tema design by Bamz | Copyright of TIL TOL - Info Unik Aneh Lucu Nyetil Pasti NyantoL .